This psychology problem is solved step by step below, with detailed explanations to help you understand the method and arrive at the correct answer.

ScanSolve AI Answer
Answer
Kebiasaan adalah pola perilaku yang diperoleh melalui pengulangan dan menjadi otomatis.
1. Definisikan kebiasaan
Kebiasaan adalah pola perilaku, pikiran, atau perasaan yang diperoleh melalui pengulangan sebelumnya sehingga menjadi tetap dan otomatis.
Kebiasaan adalah pola perilaku yang diperoleh melalui pengulangan dan menjadi otomatis.
2. Jelaskan perkembangan kebiasaan
Step 1: Kebiasaan berkembang melalui proses pembelajaran trial and error.
Individu mencoba berbagai perilaku dalam situasi tertentu.
Step 2: Perilaku yang berhasil diulang-ulang membentuk asosiasi stimulus-respon.
Pengulangan memperkuat ikatan tersebut.
Step 3: Penguatan (reinforcement) dari lingkungan atau kepuasan internal membuat perilaku menjadi otomatis.
Perkembangan kebiasaan melalui trial-error, pengulangan, dan penguatan.
3. Diskusikan mekanisme terbentuknya kebiasaan
Step 1: Asosiasi stimulus-respon (S-R) menurut teori behaviorisme.
Stimulus memicu respon tertentu.
Step 2: Hukum efek (law of effect) Thorndike: perilaku yang diikuti kepuasan diperkuat.
Step 3: Pengulangan membentuk jejak saraf permanen, membuatnya otomatis (habit strength).
Step 4: Faktor seperti motivasi dan konsistensi mempercepat proses.
Mekanisme: asosiasi S-R, hukum efek, pengulangan, dan penguatan.
4. Apa yang dimaksud dengan frustrasi?
Frustasi adalah keadaan ketegangan emosional yang timbul ketika ada rintangan antara dorongan dan tujuan.
Frustrasi adalah ketegangan emosional akibat rintangan terhadap pencapaian tujuan.
5. Sebutkan sumber-sumber frustasi
Sumber frustasi: fisik, sosial, pribadi, lingkungan.
6. Diskusikan efek frustasi terhadap tubuh dan pikiran
Efek terhadap tubuh:
Step 1: Peningkatan denyut jantung, tekanan darah, dan ketegangan otot.
Step 2: Gangguan pencernaan (ulkus), insomnia, kelelahan kronis.
Efek terhadap pikiran:
Step 1: Munculnya agresi, depresi, atau penarikan diri.
Step 2: Gangguan konsentrasi, kecemasan, penurunan motivasi.
Efek tubuh: fisiologis (jantung, pencernaan); pikiran: emosional (agresi, depresi).
7. Jelaskan dinamika frustasi
Step 1: Dorongan (drive) menuju tujuan.
Step 2: Muncul rintangan (blocking).
Step 3: Terjadi frustasi (tension).
Step 4: Respon: agresi langsung/tidak langsung, substitusi tujuan, atau penarikan diri (menurut teori Dollard et al.).
Dinamika: dorongan → rintangan → frustasi → respon (agresi/penarikan).
8. Definisikan stres
Stres adalah respon nonspesifik tubuh terhadap segala tuntutan yang mengancam kesejahteraan (definisi Selye).
Stres adalah respon tubuh terhadap tuntutan atau tekanan yang mengganggu keseimbangan.
Get instant step-by-step solutions to any question. Free to start.
Ask Your QuestionStill have questions?
This psychology problem is solved step by step below, with detailed explanations to help you understand the method and arrive at the correct answer.